Back to Home
Kalibrasiwaktu kalibrasibekasi kalibrasialatukur

Semua Orang Tepat Waktu

Karlina Oktaviyana 21 September 2026
Semua Orang Tepat Waktu

Pernah janjian dengan teman jam 08.00, tetapi ternyata dia datang pukul 08.15?

Pertanyaannya, kenapa dia datang pada jam tersebut?

Jawabannya bisa ada dua. Pertama, dia memiliki toleransi keterlambatan selama 15 menit. Kedua, jam yang digunakan masih menunjukkan pukul 08.00 karena koreksi waktu pada jamnya terhadap jam kita adalah -15 menit.

Lalu, mana yang benar? Data yang menunjukkan waktu lebih awal atau data yang datang belakangan?

Selama keduanya belum mengacu pada waktu yang benar, kita tidak bisa menentukan mana yang benar.

Hal serupa pernah dialami penulis ketika hendak melakukan penerbangan di Banjarmasin. Kota tempat penulis menginap, sekaligus lokasi terakhir penulis bekerja hari itu, adalah Kuala Kapuas. Penerbangan yang dipesan ternyata dilihat berdasarkan waktu WIB, sedangkan Banjarmasin sudah menggunakan WITA. Perbedaan satu jam yang awalnya membuat estimasi perjalanan masih menyisakan waktu sekitar satu jam untuk menunggu, tiba-tiba membuat waktu keberangkatan menjadi sangat mepet.

Perjalanan sekitar 45 km harus ditempuh secepat mungkin agar tidak ketinggalan pesawat. Untungnya, saat itu penulis dan rekan tidak memiliki barang yang perlu disimpan di bagasi. Setibanya di gate keberangkatan, beberapa menit kemudian panggilan boarding terdengar.

Sungguh, penulis harus berterima kasih kepada pengemudi mobil sewaan yang saat itu mengantar penulis dan rekan hingga tiba tepat waktu.

Dari kedua hal tersebut, kita dapat melihat bahwa waktu memiliki satu acuan yang sangat penting, yaitu zona waktu. Pengukuran waktu dan kalibrasi alat ukur waktu harus mengacu pada zona waktu yang digunakan.

Saat ini, menentukan waktu berdasarkan zona waktu mungkin jauh lebih mudah. Hampir semua orang membawa ponsel pintar yang secara otomatis dapat menyesuaikan zona waktu ketika berpindah wilayah. Jadi, jika ada yang beralasan terlambat karena perbedaan waktu, mungkin kita perlu memastikan terlebih dahulu acuan waktunya.

Penulis sendiri pernah mengalami ketika berpindah dari zona waktu WIB ke WITA. Ponsel secara otomatis menyesuaikan waktu sesuai dengan zona waktu setempat.

Namun, lain halnya dengan alat ukur waktu seperti timer, stopwatch, dan jam. Alat-alat tersebut tetap perlu dipastikan kesesuaiannya terhadap acuan waktu yang benar.

Jam, misalnya, terutama yang menggunakan pengaturan manual, dapat mengalami penyimpangan. Penulis pernah mengalami jam yang sengaja diatur beberapa detik lebih lambat. Seiring berjalannya waktu, penyimpangan tersebut semakin terasa sehingga jam perlu disesuaikan kembali agar menunjukkan waktu yang tepat.

Karena pada akhirnya, bukan sekadar siapa yang datang lebih awal atau lebih lambat yang menentukan benar atau salah.

Yang menentukan adalah: terhadap acuan waktu apa kita membandingkannya?

Pastikan alat ukur waktu Anda memiliki acuan yang benar.

Kalibrasikan alat ukur Anda.

Chat WhatsApp